Berita

DISDUKCAPIL LAYANI WARGA DI DESA LAYAK ANAK

09 June 2017, Post By : veny

Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung memperoleh layanan dokumen kependudukan one day service dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kamis (18/5/17) lalu. Layanan dokumen kependudukan tersebut diantaranya pelayanan pembuatan KTP elektronik (KTP-el), pelayanan perbaikan data pada Kartu Keluarga serta pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA). Maksud dari pelayanan yang dilaksanakan di Aula Desa Cibiru Wetan tersebut berkaitan dengan penunjukan Desa Cibiru Wetan sebagai Desa Layak Anak di Kabupaten Bandung.

Menurut Kasta Wiguna, AP.,MAP selaku Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan dari Disdukcapil  yang pada saat itu melaksanakan monitoring mengatakan bahwa suatu desa bisa ditunjuk sebagai Desa Layak Anak bila sudah memenuhi persyaratan. Persyaratan tersebut diantaranya persentase kepemilikan kutipan akta kelahiran tercapai sesuai target dari pemerintah, tersedianya fasilitas informasi layak anak, lembaga kesejahteraan sosial anak, indikator kesehatan dasar dan kesejahteraan serta tersedianya indikator pendidikan anak di desa tersebut.

Pelayanan KIA di Desa Cibiru Wetan mendapat sambutan baik dari masyarakat, hal tersebut terlihat dari besarnya animo warga untuk membuat KIA bagi putra putrinya. Pelayanan KIA pada hari itu  mencapai 170 pemohon. Seperti pengakuan Lani, Ibu dari satu orang putri yang saat itu berkesempatan menerima KIA secara simbolis dari Ibu Bupati, Hj. Nia Dadang M. Naser, mengatakan bahwa putrinya saat ini sudah memiliki identitas diri sehingga perlindungan terhadap anaknya jelas terjamin secara hukum.  

Selain KIA, pelayanan pembuatan Kutipan Akta Kelahiran pun banyak dimanfaatkan oleh masyarakat, karena merupakan salah satu persyaratan dalam membuat KIA. Selama hari itu jumlah pelayanan pembuatan kutipan Akta Kelahiran mencapai 237 pemohon, dengan 58 berkas permohonan kutipan Akta Kelahiran diproses dan dicetak di kantor Disdukcapil karena kendala sinyal yang tidak stabil. Selain itu, pelayanan perbaikan data dalam Kartu Keluarga mencapai 30 pemohon, yang rata-rata alasan perbaikan adalah karena adanya perbedaan nama orangtua dalam  Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran, atau data anak dalam Kartu Keluarga belum tercantum.


0 Response Untuk Berita Ini


LEAVE COMMENT

Link Goverment

Link Tender