Penyandang Disabilitas Dan Lansia Memperoleh Pelayanan Disdukcapil

  • Kamis, 09 Juli 2020 budhiartisevhiane

    Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung, melakukan pelayanan jemput bola perekaman data untuk Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) bagi warga penyandang disabilitas (kebutuhan khusus) dan lanjut usia (lansia) pada Kamis (09/07/20) di Desa Mekarwangi, Kecamatan Ibun. Hal ini bertujuan untuk lebih meningkatkan dan mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan terutama kepada warga yang berkebutuhan khusus

    Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Bandung, Drs. H. Asep Hendia, menerangkan, Disdukcapil sudah lama melaksanakan program jemput bola perekaman KTP-el bagi warga penyandang disabilitas maupun lansia. Jemput bola yang dilakukan di RW 03 dan RW 08 Desa Mekarwangi ini, tercatat sebanyak 5 warga penyandang disabilitas yang sudah wajib memiliki KTP-el dan 3 lansia yang belum memiliki KTP-el,” terang dia.

    Kepala Disdukcapil Kabupaten Bandung, Drs. H. Salimin  yang mengikuti pelayanan ke lokasi juga mengatakan, “Kita memberikan kebijakan dan pelayanan khusus bagi penyandang disabilitas dan lansia karena pertimbangan mereka yang terlihat sulit untuk melakukan proses pelayanan ke kantor Disdukcapil. Oleh karena itu, saya memerintahkan pegawai untuk melakukan pelayanan jemput bola,” ucap H. Salimin.

    Pelayanan jemput bola pun memperoleh apresiasi dari Enih (41). Ibu dari Santi Suryani (19) yang merupakan penyandang disabilitas di RW 03 Desa Mekarwangi ini mengaku sangat terbantu karena putrinya yang sudah berusia wajib KTP akhirnya bisa melakukan perekaman KTP-el di rumah tanpa harus pergi ke kantor Disdukcapil. “Terima kasih Disdukcapil, Alhamdulillah anak saya dengan kondisi seperti ini nantinya bisa memiliki KTP-el. Saya juga bisa membuatkan anak saya kartu BPJS sehingga bisa digunakan untuk berobat”, ungkapnya.

    Di samping itu, H. Salimin juga mengimbau bagi warga yang keluarganya termasuk sebagai penyandang disabilitas dan lansia yang belum memiliki KTP-el, bisa melaporkan secara langsung ke Disdukcapil Kabupaten Bandung. “Permohonan jemput bola bisa dikoordinir oleh pihak desa atau kecamatan setempat”, jelasnya.

  • 07 Aug