Workshop Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

  • Senin, 22 Oktober 2018 budhiartisevhiane

    Sabtu (20/10/2018) bertempat di Gedung Korpri, Komplek Pemerintahan Kabupaten Bandung, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bandung menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Bagi Petugas Front Office Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Tahun 2018 dengan jumlah peserta sebanyak 70 orang. Narasumber dari workshop tersebut antara lain Prof. Dr. Haryono Sudriamunawari, M.Si yang berasal dari Universitas Nurtanio Bandung dan juga, Nira Wulansari, S.Psi, M.Si dari Lembaga Human Performance Consultant.

    Maksud dan tujuan diselenggarakannya workshop ini adalah sebagai upaya penyegaran dan upgrading bagi para pelaksana teknis di lingkungan Disdukcapil dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan sasaran kegiatan diantaranya para petugas operator pelayanan di bidang pelayanan Pencatatan Sipil, Pelayanan Pendaftaran Penduduk dan Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan serta turut hadir perwakilan dari Para Kepala Seksi, Kepala Sub Bagian Perencaan dan Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Disdukcapil Kabupaten Bandung.

    Kegiatan workshop dibuka secara resmi oleh Kepala Disdukcapil (Kadisdukcapil), Drs. H. Salimin, M.Si dan dalam sambutannya beliau menuturkan bahwa “workshop ini diupayakan dapat meningkatkan kemampuan bagi para teknis pelayanan akta-akta Pencatatan Sipil dan dokumen kependudukan dengan cara memberikan penyegaran semangat dari rutinitas tugas yang terbilang berat, penat dan letih karena berdasarkan catatan setiap hari, tidak kurang 700 orang yang dilayani oleh petugas operator pelayanan Disdukcapil”, ungkapnya.

    “Sesuai dengan Motto Disdukcapil yaitu TERTIB, Tepat Sasaran, Ramah dalam Pelayanan, Terjamin Kepastian Hukum, Berkas Lengkap dan Proses Tepat, Kadisdukcapil menjelaskan bahwa dalam memberikan pelayanan petugas operator pelayanan harus memegang teguh Motto tersebut yakni dengan data materil yang memerlukan keakuratan data yang memadai untuk terjaminnya kepastian hukum, bukan hanya kemanfaatannya saja. Selain itu, dalam pelayanan diperlukan upgrading keterampilan para petugas yang disertai dengan sikap yang baik dalam memberikan pelayanan”, tuturnya.

    Kadisdukcapil berharap dengan dilaksanakannya “workshop ini dapat meningkatkan kemampuan para petugas operator pelayanan teknis dokumen kependudukan dengan kajian yang diberikan oleh para narasumber sehingga dapat memberikan solusi dari berbagai permasalahan kinerja yang dapat menimbulkan dampak negatif karena dokumen kependudukan memiliki peran penting dan menjadi basis data dalam perencanaan pembangunan nasional dan daerah. Maka, diharapkan petugas pelayanan dapat dengan cermat meneliti keakuratan (validitas) data sehingga terjamin kepastian hukum atas dokumen yang telah diterbitkan nantinya, karena pertanggung jawaban atas hasil kinerja yang baik tentu akan bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah”, ucapnya.

  • 11 Dec