Lomba Posyandu Tingkat Nasional, Disdukcapil Beri Dukungan Pelayanan

  • Senin, 11 Maret 2019 budhiartisevhiane

    Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Bandung, setelah ditetapkan sebagai juara pertama pemenang Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) terbaik tingkat Jawa Barat beberapa waktu lalu, Posyandu Teratai RW 21 Kampung Sindangsari Desa Ciwidey Kabupaten Bandung akan melenggang ke tingkat nasional mewakili Provinsi Jawa Barat.

    Menjadi 6 besar nasional, Posyandu Teratai ini akan mengikuti lomba pelaksanaan terbaik tingkat nasional Kesatuan Gerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (Kesrak PKK), Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK)- Kesehatan, Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS), Posyandu, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di rumah tangga dalam rangka Hari Keluarga Nasional XXVI

    Posyandu tersebut, akan bersaing bersama 5 Kabupaten lain di Indonesia yaitu Kabupaten Tambalong Provinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Buleleng Bali, dan Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta.

    Bupati Bandung H. Dadang M. Naser,SH,S.Ip.,M.Ip mendorong banyaknya program yang dilakukan serta cakupan kegiatan yang telah memenuhi target oleh Posyandu Teratai sebagai Posyandu multifungsi, bisa dijadikan tantangan agar semua pihak bisa berperan sebaik-baiknya.

    “Dengan keberhasilan output dari program dan kegiatan Posyandu Teratai sebagai Posyandu multifungsi kepada masyarakat, tentunya jelang verifikasi nanti (Senin, 11/3/2019) semua inovasi yang sudah dilakukan, harus dipastikan benar-benar bermanfaat, berdayaguna dan dirasakan masyarakat Desa Ciwidey, apalagi sudah banyak melakukan inovasi,” ungkapnya saat dikonfirmasi di Rumah jabatannya di Soreang, Kamis (7/3/2019).

    Bupati berharap, setiap inovasi yang ada di posyandu teratai, bisa dilakukan secara berkelanjutan. “Inovasi harus terus dilakukan dan berdampak positif kepada masyarakat, jangan hanya saat ada penilaian, tapi harus memberi manfaat seluas-luasnya. Alhamdulillah kalau posyandu lainpun bisa melahirkan inovasi baru,” kata dia.

    Dirinya bersyukur dan mengapresiasi, kepada semua pihak yang terlibat memberikan kontribusi dan berkomitmen. Apalagi dari 3,6 juta jiwa penduduk, kehadiran posyandu yang multifungsi akan sangat bermanfaat bagi meningkatnya derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Bandung.

    Menambahkan hal tersebut, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bandung Hj. Kurnia Agustina Dadang M. Naser mengungkapkan, Posyandu ini bisa menjadi fungsi strategis dan motivasi dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. “Maka pembinaan harus dilakukan berkelanjutan, dengan didukung komitmen pemerintah, terutama mengenai masalah sarana prasarana dan hal-hal lain yang menunjang kegiatan Posyandu di seluruh Kabupaten Bandung agar lebih merata, terimakasih mudah-mudahan bisa menginspirasi Posyandu lainnya juga di Kabupaten Bandung” ujarnya.

    Dia menyebutkan, di Kabupaten Bandung sudah terbentuk 1.770 posyandu multifungsi yang tersebar di 31 Kecamatan untuk mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera. Menurutnya, bukan hanya pelayanan kesehatan dan imunisasi saja, posyandu multifungsi ini bisa menjadi pusat informasi, konsultasi dan edukasi masyarakat dalam berbagai hal sosial, ekonomi, pendidikan serta perlindungan perempuan dan anak.

    “Kita harapkan, pemerintah daerah bukan hanya membentuk posyandu multi fungsi, Namun posyandu tersebut bisa menjadi model yang bisa memecahkan masalah dan mengangkat potensi posyandu agar tingkat kesehatan di kabupaten Bandung lebih baik,” pungkasnya. (Sumber: www.bandungkab.go.id).

    Sebagai Perangkat Daerah yang turut mendukung Lomba Posyandu Tingkat Nasional Tahun 2019, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung memberikan kontribusi terkait kepemilikan dokumen kependudukan dengan membuka unit pelayanan pembuatan Akta Kelahiran dan pelayanan perekaman KTP-el bagi warga Kampung Sindangsari Desa Ciwidey Kabupaten Bandung dengan menggunakan mobil pelayanan keliling pada Senin (11/3/2019).

    Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan, Disdukcapil Kabupaten Bandung, Drs. H. Asep Hendia, M.MPd yang turut hadir dalam verifikasi lomba posyandu yang dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya, berharap “Dengan adanya pelayanan dari Disdukcapil ini, diharapkan bisa membantu warga RW 21 Kampung Sindangsari Desa Ciwidey Kabupaten Bandung yang belum memiliki dokumen kependudukan khususnya dalam kepemilikan akta kelahiran maupun KTP-el”, harapnya. 

  • 23 Apr