Penerapan Tanda Tangan Elektronik (tte) Dalam Layanan Penerbitan Dokumen Kependudukan

  • Rabu, 11 Desember 2019 budhiartisevhiane

    Sebagai implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019 tentang Pelayanan Administrasi Kependudukan Secara Daring, dan untuk meningkatkan kualitas pelayanan secara efektif dan efisien sesuai perkembangan era teknologi digital, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung mulai menerapkan Tanda Tangan Elektronik (TTE) untuk layanan penerbitan dokumen kependudukan.

                 Menurut Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan, Imas Chitrawati S, SE.,M.Si saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (11/12/2019) dijelaskan bahwa “penerapan tanda tangan elektronik (TTE) dalam layanan penerbitan dokumen kependudukan di Disdukcapil Kabupaten Bandung sudah diterapkan sejak Juni 2019 yakni dalam layanan penerbitan Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran. Kemudian, pada tanggal 2 September 2019 penerapan diberlakukan untuk layanan penerbitan Surat Pindah Keluar (SKPWNI) dan Surat Keterangan Pindah Orang Asing (SKPOA). Pada bulan yang sama, tepatnya 26 September 2019, Disdukcapil menerapkan TTE pada layanan penerbitan Akta Perkawinan, Akta Perceraian dan Akta Kematian”, ungkapnya.

                        “Dengan TTE, pengajuan permohonan dokumen kependudukan lebih mudah dan cepat karena tidak membutuhkan tanda tangan dan stempel basah. Selain itu, pengajuan permohonannya pun dapat disetujui/ diapprove oleh Kepala Dinas dimana saja karena pasalnya, pelayanan TTE sudah berbasis online. Sehingga, meskipun Kepala Dinas sedang dinas luar kota atau sedang berada di luar kantor, proses validasi dan approve bisa dilakukan dimana saja”, jelasnya.

                 Kemudahan pelayanan penerbitan dokumen TTE, telah dirasakan oleh Nisa Amalia (23) yang membuat Akta Kelahiran putrinya, menurutnya pelayanan yang diberikan mudah dan cepat, tidak membutuhkan waktu yang lama untuk memperolehnya. “Saya bisa memperoleh Akta Kelahrian pada hari yang sama, tidak harus menunggu lama sampai berminggu-minggu, prosesnya begitu cepat dan mudah”, terangnya.  

                 “Penerapan TTE yang merupakan inovasi dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebagai bagian dari Dukcapil Go Digital, diharapkan dapat membawa perubahan besar dalam pelayanan penerbitan dokumen kependudukan yang timeless, borderless dan paperless sehingga pelayanan menjadi mudah dan cepat.  Untuk dokumen kependudukan lainnya yang belum menerapkan sistem TTE, akan ditindaklanjuti kemudian”, pungkasnya.

  • 02 Jun