SOSIALISASI CAKUPAN KEPEMILIKAN DOKUMEN KEPENDUDUKAN

Rabu (15/09/21) Sosialisasi Cakupan Kepemilikan Dokumen Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung dengan Tema “Melalui Peningkatan Cakupan Kepemilikan Dokumen Kependudukan, Kita Tingkatkan Kualitas dan Target Kinerja Pelayanan Publik di Kabupaten Bandung” digelar di Grand Sunshine, Soreang, Kabupaten Bandung.


Sosialisasi yang dihadiri 65 orang peserta dan dengan narasumber yang berasal dari Komisi A DPRD Kabupaten Bandung, Disdukcapil Provinsi Jawa Barat dan Universitas Garut tersebut dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan mensosialisasikan fungsi dan peran para pihak melalui kerjasama Pelayanan Akta Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) serta terfasilitasinya dan tersusunnya koordinasi kerjasama untuk peningkatan kepemilikan dokumen kependudukan.


Menurut Kepala Disdukcapil Kabupaten Bandung, Drs. H. Salimin, M.Si dalam sambutannya “Bahwa berdasarkan Data Agregat Semester 1 Tahun 2021 kepemilikan KIA baru mencapai 21,28% dengan target 30%, kepemilikan KTP-el baru mencapai 98,42% dari target Wajib KTP 98,92%, kepemilikan KK baru mencapai 94,47% KK, kepemilikan Akta Kematian baru mencapai 55,66% dengan target 100% dan Akta Kelahiran 0-17 tahun, kependudukan sudah mencapai 88,99% dengan target 95% dari jumlah wajib Akta Kelahiran 0-17 tahun 1.147.888”.


“Dilihat dari data tersebut masih perlu ditingkatkan kepemilikan KIA, Akta Kematian serta Akta Kelahiran, untuk itu kita perlu melaksanakan kerjasama dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan DP2KBP3A dalam pelaksanaan pelayanan Akta Kelahiran dan KIA di wilayah Kabupaten Bandung, dimana peran aktif para Kepala Sekolah, Bidan dan Pendamping PKH dan UPT KB sangat dibutuhkan untuk mendukung dalam peningkatan jumlah kepemilikan dokumen kependudukan”, jelasnya.

 

Dengan hal tersebut, H. Salimin mengharapkan kepada para peserta agar dapat mengikuti sosialisasi ini dengan baik, sehingga memahami kebijakan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil sehingga dapat menerapkan materinya dalam pelayanan Administrasi Kependudukan bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Bandung.